Kamis, 07 Juni 2012

Artikel Kontrasepsi Hormonal


KONTRASEPSI HORMONAL

1.       Sejarah kontrasepsi hormonal:
                Beard (1897)      :Corpus Luteum menghambat ovulasi.
                Labor Syntek (1956) : Menemukan Progesteron sintetis (Norethisterone).
                Rock dkk (1960) :Mencoba progesteron sebagai kontrasepsi oral & memuaskan.
                Godzieher (1963) :Membuat pil KB oral sekuensial.
               
2.       Mekanisme kerja kontrasepsi hormonal
Mempengaruhi : Ovulasi, plantasi, Transfort gamet, Fungsi corvus luteum, Lendir cervix.

3.       Mekanisme kerja kontrasepsi hormonal
                Estrogen dan progesteron meberikan umpan balik terhadap kelenjar hipopisis melalui hypothalamus sehingga menghambat perkembangan follikel dan proses ovulasi.Estrogen menghambat pengeluaran Follikel Stimulating Hormone (FSH) sehingga kematangan follikel De Graaf tidak terjadi.Progesteron menghambat pengeluran Luteal Hormone (LH).Estrogen menghambat peristaltik tuba sehingga hasil konsepsi  mencapai uterus di Endometrium yang belum siap untuk menerima impalantasi.

4.       Hormon pada kontrasepsi
a.       Estrogen
b.      Progesteron

5.       FUNGSI KOMPONEN ESTROGEN
a.       Menghambat ovulasi melalui efek hipotalamus sehingga menekan FSH dan LH
b.      Menghambat implantasi dengan menjadikan endometrium tidak siap untuk dibuahi
c.       Mempercepat transpor gamet sebelum endometrium siap untuk dibuahi
d.      Degenerasi corpus luteum shg progteron turun sedangkan estrogen meninggkat

6.       Fungsi komponen Progesteron :
a.       Rangsangan balik ke hypothalamus dan hipofisis sehingga LH tidak dihasilkan dan ovulasi tidak terjadi.
b.      Merupah endometriun sehingga kapasitasi sperma tidak berlangsung.
c.       Mengentalkan lendir serviks sehingga sulit ditembus sperma.
d.      Menghambat peristaltik tuba sehingga menyulitkan konsepsi.
e.      Menghindari impalantasi dengan meruba struktur endometrium.

7.       Jenis kontrasepsi hormonal
·         Kontrasepsi hormon steroid
·         Kontrasepsi progestin
·         Kontrasepsi postcoital
·         Kontrasepsi jangka lama (masih diteliti)


A.      Kontrasepsi hormon steroid
1.       Pil oral kombinasi (POK)
·         Pil sequensial 21 tablet (1-14 tab berisi estrogen, 7 tab kombinasi)
·         Pil serial 28 tab ((1-14 tab berisi estrogen, 7 tab kombinasi + 7 tab placebo)
·         Pil Incremental 21 tab (1-7 hari siklus haid estrogen rendah, dinaikan 0,1mcg, 5 hari terakhir progestin

a.       Pil oral kombinasi (POK)
Profil :
·         Efektif & reversibel
·         Harus diminum tiap hari
·         Pada bulan pertama terdapat efek mual, spotting
·         Side efek serius jarang terjadi
·         Dapat digunakan pada semua WUS
·         Sebagai KONDAR
·         Tidak untuk busui

b.      Jenis POK :
·         Monofasik
·         Bifasik
·         Trifasik

c.       Cara kerja POK
·         Menekan ovulasi
·         Mencegah implantasi
·         Mengentalkan lendir cervix
·         Menghambat transfor gamet

d.      Keuntungan POK
·         Efektifitas tinggi
·         Tidak mempengaruhi kesehatan
·         Tidak menggangu hubungan seksual
·         Siklus haid teratur
·         Kontrasepsi jangka panjang
·         Dapat dihentikan setiap saat

e.      Keterbatasan POK
·         mahal dan membosankan
·         Mual
·         Spotting
·         Pusing
·         Nyeri payudara
·         BB naik
·         Meneningkatkan TD
·         Tidak mencegah IMS

f.        Prinsif penggunaan POK
·         Semua bisa mengunakan
·         Usia reproduksi
·         Yang telah dan belum memiliki anak
·         Gemuk& kurus
·         Tidak menyusui
·         Menginginkan kontrasepsi yg efektif

g.       Kontra indikasi POK
·         Hamil atau dicurigai hamil
·         Menyusui
·         Perdarahan pervaginan
·         Penyakit hati
·         Perokok
·         Riwayat penyakit jantung, DM, migrain,ca. Payudara dan gg pembekuandarah
·         Tidak bisa minum pil tiap hari

h.      Waktu mulai mengunakan POK
·         Setiap saat selagi haid (hari 1-7), sangat dianjurkan pada hari ke 1
·         Boleh digunakan hari ke 8 dengan kontrasepsi tambahan
·         Pascasalin
·         Ganti cara
i.        Informasi yg disampaikan pada akseptor :
Cara pengunaan pil
·         Bila muntah setah menelan pil 2jam, ambil lagi pil yg lain atau gunakan kondar
·         Bila muntah dan diare hebat, setelah 24jam keadaan membaik lanjutkan
·         Bila muntah dan diare lebih dari 2hari, cara penggunaan pil lupa
·         Bila tidak haid tes kehamilan
·         Side efek
·         Obat yg dapat mengurangi efektivitas pil










Tidak ada komentar:

Posting Komentar